SAMBUTAN PADA ACARA PUNCAK DIES NATALIS 2018 UNIVERSITAS NAROTAMA

Assalammualaikum. Wr. Wb.

Salam Sejahtera

Om Swastiastu

Namo Budaye

Salam Kebajikan

 

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas Belum kan kesehatan dan waktu kepada kita semua untuk hadir dalam acara yang sangat khidmat ini yaitu moment peringatan Dies Natalis Universitas Narotama ke 37.

Bapak ibu hadirin sekalian yang dirahmati Allah.

Dinamika dunia kini  memasuki era disruption 4.0 atau revolusi industri dunia keempat dimana teknologi informasi telah menjadi basis dalam kehidupan manusia. Segala hal menjadi semakin borderless dengan perkembangan internet dan teknologi digital yang masif sebagai tulang punggung pergerakan dan konektivitas manusia serta mesin. Era ini juga akan mendisrupsi berbagai aktivitas manusia, termasuk di dalamnya bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) serta pendidikan tinggi.

Presiden Republik Indonesia mengatakan:

”Pemimpin Perguruan Tinggi wajib mendukung inovasi untuk menghadapi perubahan global dan memenuhi kebutuhan sumber daya manusia Indonesia yang kreatif, inovatif, dan kompetitifî (Joko Widodo, 2017).

Pernyataan tersebut sangat tepat. Mengingat ketenagakerjaan Indonesia per Agustus 2017, berdasar data BPS sebanyak 121,02 juta orang penduduk bekerja dan masih terdapat 7,04 juta orang menganggur.

Lebih jauh lagi, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan bahwa tantangan revolusi industri 4.0 harus direspon secara cepat dan tepat oleh seluruh pemangku kepentingan di lingkungan Kementerian, Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) agar mampu meningkatkan daya saing bangsa Indonesia di tengah persaingan global.

Jika era disruption 4.0 tidak diantisipasi dengan tepat, kita akan kewalahan menghadapi masifnya tenaga kerja ahli dari luar negeri. Belum lagi hadirnya robot-robot yang memiliki kecerdasan buatan yang dapat menggantikan beberapa jenis pekerjaan manusia. Untuk menyikapi tantangan itu, inovasi dan investasi dalam pendidikan perlu menjadi prioritas.

Bapak ibu hadirin yang berbahagia.

Menristekdikti menjelaskan ada lima elemen penting yang harus menjadi perhatian dan akan dilaksanakan oleh Kemenristekdikti untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan daya saing bangsa di era Revolusi Industri 4.0, yaitu:

  1. Persiapan sistem pembelajaran yang lebih inovatif di perguruan tinggi seperti penyesuaian kurikulum pembelajaran, dan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam hal data Information Technology (IT), Operational Technology (OT), Internet of Things (IoT), dan Big Data Analitic, mengintegrasikan objek fisik, digital dan manusia untuk menghasilkan lulusan perguruan tinggi yang kompetitif dan terampil terutama dalam aspek data literacy, technological literacy and human literacy.
  2. Rekonstruksi kebijakan kelembagaan pendidikan tinggi yang adaptif dan responsif terhadap revolusi industri 4.0 dalam mengembangkan transdisiplin ilmu dan program studi yang dibutuhkan. Selain itu, mulai diupayakannya program Cyber University, seperti sistem perkuliahan distance learning, sehingga mengurangi intensitas pertemuan dosen dan mahasiswa. Cyber University ini nantinya diharapkan menjadi solusi bagi anak bangsa di pelosok daerah untuk menjangkau pendidikan tinggi yang berkualitas.
  3. Persiapan sumber daya manusia khususnya dosen dan peneliti serta perekayasa yang responsive, adaptif dan handal untuk menghadapi revolusi industri 4.0. Selain itu, peremajaan sarana prasarana dan pembangunan infrastruktur pendidikan, riset, dan inovasi juga perlu dilakukan untuk menopang kualitas pendidikan, riset, dan inovasi.
  4. Terobosan dalam riset dan pengembangan yang mendukung Revolusi Industri 4.0 dan ekosistem riset dan pengembangan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas riset dan pengembangan di Perguruan Tinggi, Lembaga Litbang, LPNK, Industri, dan Masyarakat.
  5. Terobosan inovasi dan perkuatan sistem inovasi untuk meningkatkan produktivitas industri dan meningkatkan perusahaan pemula berbasis teknologi.

Jadi bagaimana persiapan dan komitmen Universitas Narotama menghadapi era disruption 4.0?

Jawaban atas pertanyaan tersebut terletak pada diri kita masing-masing, pada komitmen kita masing-masing sebagai pendidik untuk berkontribusi pada dunia pendidikan Indonesia.

Universitas Narotama selama 37 tahun telah berkomitmen untuk senantiasa meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia. Beragam prestasi Alhamdulillah telah diraih, salah satunya pada tahun 2015 Universitas Narotama meraih peringkat 56 nasional dari Kemenristek Dikti. Anugerah kampus unggul berpredikat utama dari Kopertis Wilayah VII Jawa Timur, Best Practices campus dll. Oleh karenanya pada kesempatan yang baik ini saya ingin menggugah hati Bapak Ibu dosen sekalian serta tenaga kependidikan Universitas Narotama untuk bersama-sama kita kembali kepada nawaitu kita berkiprah di dunia pendidikan untuk memberikan yang terbaik, membngun bangsa menjadi salah satu kekuatan utama ekonomi dunia.

Perubahan adalah keniscayaan, kita tidak perlu menghindar namun kita perlu kembali mereview strategi kita dan beradaptasi pada dinamika yang ada.

Saya berharap segala darma bakti kita akan menjadi amaliah yang mengangkat derajat kita semua di mata Allah SWT dan memberi kemanfaatan bagi semesta alam.

Akhirnya..kerja..kerja..kerja…

Bersama kita bisa

Narotama Jaya!

Wassalammualaikum. Wr. Wb.

Tags: , , , , ,