SAMBUTAN PADA ACARA RAPAT TERBUKA SENAT UNIVERSITAS NAROTAMA DALAM RANGKA DIES NATALIS KE 36

Assalammualaikum, Wr. Wb.

Salam Sejahtera

Om Swastiastu

Namo buddhaya

 

Alhamduillah wa syukurilah Allah SWT masih memberikan nikmat sehat dan waktu kepada kita sekalian untuk dapat hadir di acara yang khidmat ini.

Dalam momen Dies Natalies Universitas Narotama ke 36 kali ini, ijinkan saya menyampaikan beberapa poin penting terkait kiprah Universitas Narotama dan isu terkini dunia pendidikan tinggi Indonesia.

Inovasi sebuah bangsa memerlukan komitmen berkelanjutan dari sebuah pihak semua pihak, khususnya institusi pendidikan. Hubungan antara kesempatan pendidikan dan inovasi negara sangat signifikan. Secara umum,  semakin tinggi persentase lulusan perguruan tinggi, mahasiswa, dan peneliti maka semakin maju pulalah sebuah negara. Dengan kata lain, semakin tinggi persentase orang berpendidikan, semakin besar pula potensi inovasi negara. Seiring dengan teknologi dan modal, pendidikan adalah bahan bakar kekuatan inovasi karena pendidikan melahirkan sumber daya manusia yang handal dan terlatih, yang menentukan kualitas dan daya saing tenaga kerja Indonesia di pasar dunia.

Hadirin sekalian yang dirahmati Allah

Untuk menjadi motor penggerak inovasi bangsa yang sempurna, Pendidikan yang berkualitas tentunya harus bersinergi dengan  pemerintah, sektor industri. Hal ini penting unutk meningkatkan  relevansi  lembaga  penyedia  ke  pasar  tenaga  kerja dalam memenuhi  kebutuhan  industri,  mengembangkan  inovasi,  memenuhi tuntutan  transformasi ekonomi dan menjadikan Indonesia kompetitif di tengah pasar Asia dan pasar global.

Indonesia  saat  ini  merupakan  negara  dengan  ekonomi  terbesar  di  ASEAN sekaligus salah satu dari 20 perekonomian terkuat dunia dan bercita-cita menjadi salah satu dari 10 kekuatan ekonomi  terbesar  dunia  pada  tahun  2025.  Lebih  jauh, Indonesia  memiliki  rencana  untuk mencapai status berpendapatan tinggi dan bergabung dengan G-7 pada 2030.

Pasar  tenaga  kerja  bersifat  kompleks  dan  dinamis.  Dibutuhkan  interaksi  terus-menerus antara  penawaran  yaitu  individu  pencari  kerja  dengan  permintaan  atau mereka  yang membutuhkan tenaga kerja sehingga dapat saling bersinergi.  Oleh karenanya, untuk menjamin kesesuaian  antara  kebutuhan dan penyediaan jumlah serta kualifikasi tenaga kerja. Pemerintah membentuk BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).  BNSP melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang didukung oleh Pemerintah, Asosiasi Industri, Asosiasi Profesi, Lembaga Diklat Profesi  dan masyarakat di bidang ketenagakerjaan semakin berkembang  dalam meningkatkan pelaksanaan sertifikasi kompetensi tenaga kerja di masing-masing sektor, hal ini memberikan dampak positif dengan  meningkatnya daya saing dan produktivitas tenaga kerja.

Eksistensi sertifikasi kompetensi kerja dewasa ini sangat krusial karena sertifikasi kompetensi kerja merupakan suatu pengakuan terhadap tenaga kerja yang mempunyai pengetahuan, ketrampilan dan sikap kerja sesuai dengan standar kompetensi kerja yang telah dipersyaratkan, dengan demikian sertifikasi kompetensi memastikan bahwa tenaga kerja (pemegang setifikat) tersebut terjamin akan kredibilitasnya dalam melakukan suatu pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya. Universitas Narotama menyadari fungsi strategis ini bagi SDM Indonesia, oleh karenanya saat ini Universitas Narotama memiliki LSP yang memberikan sertifikasi kompetensi di berbagai bidang, kepada seluruh mahasiswa, meningkatkan daya tawar dan daya saing mereka di pasar kerja nasional maupun internasional.

Hadirin sekalian yang berbahagia

Pendirian LSP merupakan salah satu wujud continuous improvement yang senantiasa diterapkan oleh Universitas Narotama. 36 tahun bukanlah perjalanan yang singkat, up and down tentunya telah kami rasakan, namun sama sekali tidak menyurutkan semangat untuk terus bekerja cerdas, memberikan pendidikan berkualitas bagi anak bangsa. Dengan seluruh elemen kampus mendedikasikan kinerja terbaiknya, Alhamdulillah Universitas Narotama saat ini berdasarkan surat keputusan Kemristek Dikti tahun 2016, diantara 4300 PTN dan PTS di Indonesia, Universitas Narotama meraih peringkat 56 nasional (tepuk tangan). Universitas Narotama juga meraih penghargaan kampus unggulan berpredikat utama dari KOPERTIS wilayah 7 Jawa Timur dan masih banyak lagi prestasi lainnya yang dicapai oleh Universitas Narotama seperti pemecahan rekor MURI di bidang panahan, penemuan teori baru di bidang forecast saham yaitu teori Astronacci dan mahasiswa Universitas Narotama berlaga di Olimpiade Rio de Janeiro, mengalahkan juara dunia panahan dari Korea Selatan.

Kedepan, Universitas Narotama akan terus mengakomodasi permintaan pasar dengan mengembangkan layanan, membuka program studi strata 3 Hukum dan Manajemen, strata 2 Teknik Sipil dan Strata 1 Arsitektur.  Pengembangan fisik kampus juga terus ditingkatkan, selain penambahan fasilitas ruang kuliah, ruang dosen dan lab, segera akan dibangun Hotel & Aprtement NET Tower Universitas Narotama, menjulang setinggi 34 lantai. NET Tower juga diperuntukkan untuk memfasilitasi kebutuhan Universitas Narotama seperti asrama mahasiswa asing, ruang kerja Rektorat dll. Saya mohon doa dari segenap hadirin seklaian, semoga rencana tersebut dapat terealisasi dalam waktu dekat. Amien.

Pada kesempatan ini saya juga ingin memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya bagi seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan Universitas Narotama atas  keikhlasan untuk bersatu membangun universitas kita tercinta ini. Mari, bersama kita jadikan Universitas Narotama sebagai lembaran sajadah kita untuk menggapai pahala surga dan mengkontribusikan semakin banyak hal positif bagi masyarakat.

Bapak Ibu Hadirin yang dirahmati Allah

Salah satu fokus utama Universitas Narotama dalam penyelenggaraan pendidikan yang modern adalah penekanan pada pendidikan karakter, yang sejalan dnegan prinsip Universitas Narotama yakni Pro Patria atau cnta tanah air.  Perkembangan teknologi dan arus informasi, culture mix dengan budaya Barat membangun kiblat-kiblat baru yang berpihak pada intelektualitas, individualitas dan hedonisme. Atas dasar itulah, pembangunan karakter mahasiswa harus menyatu, hadir secara nyata dalam kurikulum pembelajaran dan terintegrasi dengan seluruh aktifitas mahasiswa. Dengan demikian spirit nasionalisme, budi pekerti yang luhur serta etika ketimuran dapat mengakar di sanubari generasi muda Indonesia.

Pendidikan karakter juga sangat krusial untung membentengi anak-anak kita dari bahaya narkoba. Maraknya peredaran narkoba akhir–akhir ini sangat mengkhawatirkan berbagai pihak. Peredaran narkoba membutuhkan kerjasama yang intensif dan melibatkan seluruh komponen masyarakat mendukung Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Perlu terus digalakkan pembentukan kader-kader anti narkoba di kalangan generasi muda kita karena sumbangsih mereka sangat besar untuk memberikan influence positif pada teman sebayanya. Saya menghimbau seluruh mahasiswa Universitas Narotama untuk aktif  bergabung menjadi kader anti narkoba. Seorang kader memiliki pengetahuan akan bahaya dan dampak buruk narkoba dan beranggungjawab untuk menyebarkan pengetahuannya kepada orang lain sebagai bentuk tolong menolong dalam menjaga masyarakat kita tetap imun terhadap penyalahgunaan narkoba.

Akhirnya,

Tema Dies Natalies Universitas Narotama ke 36 Education and Research Innovate The Future melambangkan semangat civitas akademika untuk terus berinovasi melalui penelitian yang berorientasi pada produk aplikatif bagi pemerataan kesejahteraan rakyat, tatalaksana pendidikan yang berkualitas dan sinergis dnegan kebutuhan industri serta peraturan pemerintah, mantap membangun masa depan Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia.

Demikian kiranya poin-poin yang dapat saya sampaikan. Akhirul kalam wabillahitaufiq wal hidayah

Wassalammualaikum, Wr. Wb.

Narotama jaya!!

Tags: , , ,