Archive for February, 2012

Rektor Hadiahkan Bea Siswa Untuk Riau Ega

Tuesday, February 28th, 2012

Mahasiswa Manajemen peraih medalai emas Sea Games XXVI, Riau Ega Agata Salsabilla melalui cabor panahan mendapatkan bonus berlimpah. Usai mendapatkan bonus dari pemerintah dan Pengprov Jatim, Riau masih mendapatkan kejutan dari kampus di mana dia kuliah. Yaitu beria bea siswa di Universitas Narotama dan kelas Public Speaking Helmy Yahya Narotama Broadcasting Academy (HNBA).
Ini diberikan langsung oleh Rektor Universitas Narotama saat Jumpa Pers, Selasa (5/12) di Rumah Makan Malioboro Manyar Kertoarjo Surabaya. Acara yang dikemas makan siang itu dihadiri puluhan wartawan baik dari media cetak maupun elektronik. Riau pun sibuk harus melayani berbagai pertanyaan dan foto para wartawan. Tetapi wajahnya terpancar kebahagiaan dan kebanggaan usai mendapatkan penghargaan dari Rektor.
Selain Riau, Jumpa pers juga mengajak tim kempo yang usai menjadi Juara Umum Piala KONI Surabaya. Acara itu juga dilakukan penyerahan tropi bergilir KONI Surabaya kepada Rektor. (din)

Rektor Narotama Pembicara di Seminar Kesetaraan Gender

Tuesday, February 28th, 2012

Rektor Universitas Narotama Ir Hj Rr Iswachyu Dhaniarti DS menjadi salah satu pembicara dalam seminar Wanita Dalam Pengambilan Sikap Untuk Mewujudkan Kesetaraan Dan Keadilan Gender, Sabtu (16/7) di Hotel Simpang Surabaya. Dalam penyampaian materinya, Rektor yang akrab disapa Ibu Yayuk itu memberikan materi Kemampuan Dunia Pendidikaan Mencetak Pemimpin Wanita Yang Mandiri.
Selain Ibu Yayuk, Yayasan Citra Nusantara Surabaya (CNS) sebagai penyelenggara juga mengundang tiga tokoh lainnya sebagai pembicara. Yaitu Ibu Hj Fatma Syaifullah Yusuf (Ketua Penggerak PKK Prov. Jatim) yang membawakan materi Langkah Kongkrit PKK Dalam Mewujudkan Kesejahteraan Gender. Kemudian juga mengundang Walikota Surabaya Ibu Ir Tri Rismaharini, MT dengan tema Kepemimpinan Wanita Dalam Mengambil Keputusan.
Kemudian pemateri berikutnya adalah Ibu DR Sukesi Apt MARS (Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan & Keluarga Berencana Prov Jatim) dengan tema Mewujudkan Keluarga Sehat dan Sejahtera.
Dalam sesi diskusi, Rektor Universitas Narotama banyak mendapat applause dan pertanyaan menarik dari para peserta. Salah satu pertanyaan yang cukup menarik adalah kontroversi kepemimpinan Walikota Surabaya yang banyak mendapat kritikan dan kontroversi dari warga Surabaya. Ibu Yayuk menjawab dengan tegas Tunjukkan Prestasi. Karena dengan prestasi semua kritikan dan kontroversi itu bisa terjawab. (din)

Presiden RI Terima Rektor Narotama dan Peserta Munas Aptisi

Tuesday, February 28th, 2012

Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono menerima Rektor Universitas Narotama dan peserta musyawarah nasional IV Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) di Istana Negara Jakarta, Selasa (28/6). Dalam acara tersebut Presiden didampingi oleh Wakil Presiden Boediono, Mendiknas Muhammad Nuh, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, Mensesneg Sudi Silalahi dan Seskab Dipo Alam dan Menko Perekonomian Hatta Rajasa.
Presiden SBY dalam sambutannya merasa beruntung dan bersyukur dapat bertemu dengan pengelola pendidikan yang menyiapkan kader-kader dan tokoh yang akan mengawaki pembangunan ke depan. “Patut dan tepat kiranya pada kesempatan ini saya mengajak saudara semua untuk melihat perjalanan bangsa ini dengan dimensi yang lebih strategis, dalam jangkauan waktu yang lebih jauh,” ujar Presiden SBY.
“Negara mestilah memiliki visi, penglihatan jangka panjang, arah kemana negara ini hendak kita bangun. Amat berbahaya kalau sebuah negara dan bangsa kering idealismee, tidak punya arah, tidak punya cita-cita yang harus kita capai secara bersama,” Kepala Negara menambahkan.
Pragmatisme, Presiden mengingatkan, amatlah penting. “Kami menjalankan pemerintahan setiap harinya dengan menggambil keputusan, menetapkan kebijakan, mencari solusi secara praktis dan pragmatis,” kata Presiden SBY. Pemerintah, lanjut SBY, juga telah menunjukan arah perjalanan negeri ini yang akan ditempuh.
Mendiknas Muhammad Nuh mengatakan jumlah anggota APTISI 2.980 perguruan tinggi dengan mahasiswa 2,8 juta mahasiswa. Salah satu tantangan bagi perguruan tinggi adalah menjadikan sebagai mesin penggerak kesejahteraan sekaligus membentuk karakter siswa. Melalui Tri Dharma perguruan tingginya bisa mendorong keberhasilan program pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat termasuk dalam peningkatan perekonomian nasional.
Sementara itu ketua APTISI Prof.DR.Ir Suharyadi, dalam kesempatan itu mengatakan ada 530 orang yang hadir dalam musyawarah nasional tersebut. APTISI empat tahun mendatang akan menyiapkan dan terus membenahi diri sehingga mampu meningkatkan daya saing dalam menghadapi tantangan kemampuan sumber daya manusia tahun-tahun mendatang.
Ada sejumlah usulan yang disampaikan adalah, peningkatan ekualitas bagi perguruan tinggi swasta dan perguruan tinggi negeri. Juga dimintakan keringanan pajak bagi PTS. “Pemerintah juga diminta untuk membantu peningkatan kemampuan dosen di jenjang S2 dan S3,” katanya. APTISI mengharapkan bantuan itu dapat mendorong peningkatan kualitas pendidikan. (din/*)